Cermat Memilih Investasi Apartemen di Usia Muda

Investasi Apartemen di Usia Muda
Memulai investasi properti apartemen pada usia muda adalah salah satu cara mempersiapkan masa depan kita. Investasi apartemen cukup terjangkau bagi kaula muda. Terlebih harga untuk sebidang tanah di daerah perkotaan sudah semakin mahal saja. Tak mungkin jika kita memaksakan diri untuk mendirikan sebuah rumah. Membeli unit apartemen lebih murah jika dibanding membeli sebuah rumah ataupun properti lainnya. Harga unit apartemen biasanya ditawarkan mulai dari 200jutaan. Selain itu apartemen juga menawarkan berbagai kemudahan serta kenyamanan bagi para penghuninya. Tentunya investasi apartemen sangat memberikan berbagai manfaat selain dari sisi pendapatan passive yang akan kita dapatkan di kemudian hari. Kita tentu menginginkan adanya tempat tinggal pribadi sebelum menyewakannya kepada orang lain. Sembari menunggu calon penyewa apartemen, tentunya lebih baik kita tinggali saja lebih dahulu. Tak ada salahnya menunggu waktu yang tepat untuk menyewakan unit apartemen kita, karena harga properti khususnya apartemen biasanya akan selalu meningkat setiap tahunnya.

Namun investasi sejak awal juga bagus karena kita pun bisa mendapatkan hasil yang lebih cepat pula terlebih jika anda tidak memerlukan tempat untuk ditinggali dan hanya menginginkan passive income saja dari investasi. Sebelum melakukan investasi pada apartemen perlu diperhatikan langkah-langkah yang harus anda tempuh terlebih dahulu. Perencanaan harus matang dan dapat dijalankan secara tepat. Terdapat beberapa langkah yang harus kita tempuh untuk menjalankan bisnis investasi apartemen di usia muda.

Pilih Kawasan Yang Tepat Untuk Investasi

Superblok Bandara City dekat Bandara Internasional Jakarta
Pertama-tama kita harus mengetahui dulu kawasan mana yang memang akan terus berkembang supaya nilai dari apartemen kita nantinya pun akan terus meningkat. Pemilihan kawasan mulai dari lokasi sekitar apartemen itu sendiri maupun dari pengembang kawasan/properti. Dari sisi pengembang kawasan (developer) harus kita ketahui apakah dapat dipercaya atau tidak. Tak jarang banyak yang membeli apartemen namun tidak kunjung dibangun dengan cepat. Ada pula yang membeli unit apartemen dengan harga murah namun kawasan apartemen tersebut tidak terawat dan dibiarkan menjadi daerah yang kurang menarik. Alhasil kondisi seperti itu tentu dapat mengurangi nilai dari investasi properti kita, bukannya untung yang didapat malah kita merugi dan susah mencari calon penghuni ataupun pembelinya.

Selanjutnya dari sisi lokasi sekitar apartemen tidak kalah pentingnya. Karena kemajuan investasi kita ditentukan juga dari faktor eksternal seperti lokasi yang strategis serta infrastruktur di daerah tempat tinggal yang terus selalu berkembang. Lokasi strategis memberikan kontribusi yang besar terhadap naiknya harga sewa apartemen. Contohnya seperti lokasi apartemen dekat Bandara Internasional Soekarno Hatta. Bandara adalah tempat datangnya pengunjung dari dalam maupun luar negeri. Apartemen di sekitar bandara memberikan kemudahan kepada para pengunjung untuk dapat memiliki hunian yang mudah dijangkau dan praktis serta dapat menghemat waktu untuk melakukan perjalanan. Di tempat keramaian seperti itu, perekonomian daerah akan terus berkembang dibarengi dengan bertambahnya infrastruktur seperti akses transportasi masal, pusat bisnis, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya. Maka kebutuhan tempat tinggal di daerah tersebut akan terus meningkat tajam.

Pertimbangkan Harga beli dan Return Sebelum Investasi Apartemen

Pertimbangan Harga Beli Apartemen
Harga beli apartemen harus sesuai dengan pendapatan yang akan kita dapatkan nantinya. Kita tentu menginginkan investasi yang menguntungkan sebagai tabungan di masa depan. Hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi adalah pengendalian diri kita sendiri. Khususnya bagi usia muda jangan dibiasakan untuk boros ya, apalagi jika pendapatan dari investasi kita belum pasti. Selanjutnya, ketahui dulu kapan pastinya pembangunan apartemen yang kita beli akan selesai, semakin cepat semakin bagus. Cepatnya pembangunan suatu apartemen akan menghasilkan return yang cepat didapat. Hal tersebut akan berdampak pada cash flow yang seimbang. Lalu kita pun harus mempertimbangkan antara membeli unit apartemen secara tunai atau menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Jika kita sudah mengetahui prospek penghuni apartemen akan didapat dengan cepat maka mungkin membeli dengan sistem KPR tidak terlalu membebani. Biaya sewa apartemen dapat membantu pelunasan apartemen. Investasi properti seperti apartemen merupakan investasi jangka panjang maka antara pendapatan dan pengeluaran kita harus seimbang terlebih dahulu. Jangan sampai memaksakan diri dan malah terlilit hutang, banyak hutang di usia muda bukanlah perkara yang mudah.

Sebuah contoh dalam menentukan pembiayaan suatu apartemen:
Katakanlah harga beli sebuah unit apartemen adalah 600juta dengan cicilan selama 48 kali. Jika DP (downpayment) sebuah apartemen adalah sebesar 10%, maka kita harus mengeluarkan uang sekitar Rp. 60 juta pada awal pembelian (akad). Jika menggunakan KPR sesuai aturan pemerintah pembayaran DP minimal harus 30%, maka kita mengeluarkan dana sebesar 180 juta rupiah di awal pembelian. Selain itu kita harus mengeluarkan biaya pemeliharaan apartemen dan membayar cicilan menggunakan KPR bulanan. Bilamana biaya pemeliharaan kita alokasikan Rp. 40 juta di awal periode pembelian. Maka kita harus mempunyai dana awal sebesar 220 juta rupiah untuk investasi apartemen tersebut. Kita masih memiliki utang cicilan dengan total biaya sebesar 380 juta rupiah. 

Untuk membayar cicilan dengan KPR dikenakan biaya provisi yang ditetapkan pihak bank. Jika bunga bank flat sebesar 5% perbulan maka cicilan yang harus kita keluarkan adalah sebesar : 380/48 ditambah bunga sebesar 5% maka cicilan perbulan yang harus kita keluarkan adalah kurang lebih sebesar 8,3 juta rupiah. Untuk mendapatkan surplus income, harga sewa yang akan kita tawarkan harus melebihi dari cicilan KPR kita. Maka secara tidak langsung penyewa apartemen kita melunasi cicilan KPR untuk apartemen yang akan kita miliki. keuntungan membeli apartemen ketika harga yang belum terlalu tinggi tentu memberikan return investasi yang besar. Memilih apartemen sebagai instrumen investasi properti merupakan pilihan yang baik karena disamping memberikan passive income yang menarik, capital gain juga akan terus meningkat. Untuk mendapatkan harga yang menarik belilah apartemen ketika tren bunga bank sedang turun. 

Kesimpulan yang didapat setelah mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan bertambahnya nilai dari suatu properti apartemen, diharapkan mampu untuk memberikan keputusan yang cermat dalam menentukan pilihan. Secara garis besar langkah cermat yang harus dijalankan dalam memilih apartemen ialah pemilihan lokasi yang tepat disertai perencanaan biaya yang matang. Tentunya terdapat banyak plus dan minus pada setiap instrument investasi apapun, namun investasi pada apartemen cukup memberikan gambaran peluang investasi yang meyakinkan.

Baca juga : Bersama UNTAN Membangun Negeri

Cermat Memilih Investasi Apartemen di Usia Muda